Panduan material
Kayu ulin reklamasi, dispesifikasi dengan benar
Panduan kerja bagi arsitek, desainer interior dan kontraktor yang menspesifikasi ulin reklamasi di Bali dan seluruh Indonesia: apa keunggulan materialnya, apa yang harus diminta dari pemasok, dan di mana risikonya bersembunyi.
Mengapa ulin, dan mengapa reklamasi
Ulin (Eusideroxylon zwageri, kayu besi Kalimantan) adalah kayu struktural paling awet yang dihasilkan Indonesia. Tergolong Kelas Awet I dan Kelas Kuat I, tahan rayap, penggerek laut dan pelapukan secara alami, dan telah dipakai lintas generasi untuk jembatan, kapal dan sirap atap di Kalimantan. Kerapatannya sekitar 1.000 kilogram per meter kubik setelah kering, sehingga tenggelam di air dan perlu pengeboran awal sebelum pemasangan.
Ulin tebangan baru tumbuh sangat lambat dan sangat dibatasi, sehingga proyek yang bertanggung jawab menspesifikasi stok reklamasi: kayu yang dipulihkan dari jembatan lama, gudang, dermaga dan bangunan desa, lalu digiling ulang menjadi decking, cladding, komponen struktural dan joinery. Ulin reklamasi yang bertahan lima puluh tahun dalam pemakaian sudah membuktikan dirinya, dan pemulihannya memberi hidup kedua tanpa menyentuh hutan.
Tiga pertanyaan penentu spesifikasi
Satu: dari mana kayunya direklamasi, dan apakah pemasok punya dokumentasinya? Reklamator yang sah mendokumentasikan struktur asal dan memegang dokumen legalitas SVLK untuk kayu yang dipulihkan. Jika dokumentasinya samar, bisa jadi kayunya bukan reklamasi.
Dua: apakah sudah digiling ulang dan digrading, atau hanya dibersihkan? Stok yang benar sudah dicabut pakunya, dibelah ulang ke ukuran konsisten, dan digrading sehingga potongan struktural terpisah dari potongan tampilan. Tumpukan papan jembatan yang dibersihkan belum menjadi produk siap spesifikasi.
Tiga: berapa kadar airnya sekarang, bukan saat diselamatkan? Ulin bergerak sedikit setelah kering, tetapi stok yang lama tersimpan di lapangan melewati musim hujan Bali perlu diperiksa. Minta pembacaan saat pengiriman; di bawah kisaran 15 sampai 18 persen adalah rentang kerja untuk decking eksterior di iklim Bali.
Di mana ulin unggul dalam proyek
Decking dan area kolam adalah penggunaan klasiknya, karena kerapatan dan ketahanan lapuknya melampaui semua alternatif. Sama kuatnya sebagai tiang dan balok struktural ekspos, cladding eksterior dan kisi, anak tangga, serta furnitur luar ruang. Untuk joinery interior halus, bobot dan kekerasannya membuat pengerjaan lebih lambat, sehingga banyak proyek memasangkan ulin di luar dengan jenis kayu lebih ringan di dalam.
Warnanya akan berubah dari cokelat hangat menjadi abu keperakan bila dibiarkan tanpa lapisan. Banyak desainer sengaja membiarkannya; bila warna cokelat diinginkan, minyak penetrasi yang dirawat tahunan mempertahankannya.
Cara menemukannya dengan benar di Bali
Beda ulin reklamasi yang baik dan buruk tidak terlihat di foto. Karena itu kami memverifikasi pemasok berdasarkan dokumentasi, kemampuan giling ulang dan referensi proyek terkirim sebelum masuk direktori. Build Supply Indonesia memuat spesialis kayu reklamasi dengan pabrik di Bali, termasuk decking ulin reklamasi, komponen struktural dan pekerjaan arsitektural kustom.
Sedang mencari untuk proyek berjalan?
Telusuri pemasok kayu terverifikasi di direktori, atau kirimkan kebutuhan Anda — material, kuantitas, jadwal — dan kami kembalikan dua atau tiga pemasok terverifikasi beserta penawaran. Gratis untuk praktik desain, selamanya. Pemasok membayar komisi kecil hanya saat pesanan dikonfirmasi.